FENOMENOLOGI MATEMATIKA


FENOMENOLOGI ANGKA DALAM MATEMATIKA

 

Kadang kebenaran itu akan tertutupi oleh minimnya pengetahuan yang kita miliki, tidak tahu asal muasalnya, sehingga digunakan dengan srampangan, tidak tahu bagaimana memanfaatkannya. Maka tidak heran kalau perkembangan ilmu yang kita lakukan menjadi terhambat. Hal ini sering terjadi karena kita tidak dapat memaknai fenomena yang terjadi yang ada disekitar kita. Padahal kalau kita renungkan, maka akan menjadi bahan yang sangat berguna untuk memajukan dan mengembangkan SDA maupun SDM. Sehingga kita layak disebut sebagai pemimpin di muka bumi ini.

Kali ini saya akan memaparkan tentang fenomenologi matematika yang saya kira ini sangat penting untuk kita, tidak hanya menggunakannya tapi dengan pertumbuhan globalisasi ini paling tidak menjadi keharusan untuk kita mengetahui makna yang sesungguhnya dari semua fenomena angka tersebut.
Fenomenologi matematika adalah sebuh tinjauan terhadap relasi matematika sebagai subjek dari prinsip-prinsip matematika sebagai objek. Disini kita akan membahas sejauh mana relasi-relasi subjek tersebut, apakah hanya menemukan, mereproduksi atau memphotocopy konsep-konsep dan prinsip-prinsip matematika dari relasi tanpa terdapat hubungan saling timbal balik (intersional) ataukah terdapat hubungan korelatif yang erat antara kesadaran subjek dengan prinsip-prinsip matematika sebagai fenomena sedemikian sehingga tidak ada matematika tanpa kesadaran dan tidak ada kesadaran matematis tanpa fenomena matematika?

Jenis hubungan yang pertama bersifat tautologis yaitu kebenaran yang tertutup tanpa berkorelasi dengan kesadaran subjek ataupun fenomena alam semesta. Sedangkan hubungan yang kedua menegaskan bahwa kebenaran matematika bersifat relasional, berkorelasi dengan kesadaran subjek ataupun fenomena alam raya. Dalam tulian ini menunjukkan cara pandang matematikawan yang berpandangan seperti yang kedua, bahwa matematika tidaklah turun dari langit melainkan berkorelasi dengan kesadaran subjek.

Fenomenologi Bilangan

Ada sebuah kisah yang dikisahkan Imam Ali ditanya oleh seorang pendeta Yahudi: bilangan mana yang habis dibagi satu sampai sepuluh? Kemudian Ali menjawab kalikanlah jumlah harian dalam sebulan dengan jumlah bulanmu dalam setahun dan dengan jumlah harian dalam seminggu (30 x 12 x 7 = 2520). Hal ini menunjukkan bahwa matematika berkorelasi dengan alam raya atau kosmologis sehingga kebenaran rumus-rumus matematika berhubungan secara harmonis dan simetris dengan kebenaran kosmologis.

Cara pandang fenomenologi tersebut dengan sendirinya mendorong matematika untuk mencari maknda dari setiap bilangan dan sifat-sifatnya. Seperti ikhwanus sofa (matematikan muslim abad ke-10) menuliskan: tidak ada bilangan yang tidak mempunyai satu atau beberapa sifat sebagaimana halnya dengan makna sifat khas (esensi, pembeda, diferentia) suatu benda yang tidak dimiliki bersama dengan benda lainnya.

  1. Sifatnya adalah besar dan asal dari bilangan; dengan itu semua benda dibilang, yang ganjil dan genap.
  2. Bilangan multiplisitas yang dengan itu orang-orang menghitung setengah dari semua bilangan, yaitu yang genap, tetapi tidak yang ganjil
  3. Ia adalah bilangan yang ganjil yang pertama, dengan itu maka orang dapat mengukur sepertiga dari semua bilangan, yang ganjil dan beberapa bilangan genap
  4. Ia adalah bilangan kuadrat pertama
  5. Ia adalah bilangan bundar pertama, bersift seperti bola
  6. Ia adalah bilangan lengkap pertama (sama dengan jumlah dari pembilangnya)
  7. Ia adalah bilangan sempurna pertama
  8. Ia adalah bilangan kubik pertama
  9. Ia adalah bilangan kuadrat ganjil pertama (Sayyed Hossein, Sience and Civilization in Islam (1968).

Makna Angka-Angka

Menurut Ibnu Abbas ketika Imam Ali ditanya oleh dua orang pendeta Yahudi tentang makna-makna angka yaitu satu yang tiada duaanya, tentang dua yang tidak ada tiganya, sampai seratus yang mereka dapatkan di taurot dan yang kaum muslim mebacanya dalam al-Quran. Imam Ali menjawab:

  1. Aladalah Allah, tiada sekutu baginya
  2. Adalah Adam dan Hawa
  3. Jibril, Mikail, Isrofil yang merupakan pemimpin para malaikat
  4. Taurot, Injil, Zabur, dan al-Quran
  5. Sholat yang Allah turunkan atas Nabi Muhammad dan umatnya
  6. Allah menciptakan langit selama 6 hari
  7. Langit yang bertingakati-tingkat
  8. Danyang memikul Arsy Tuhanmu disaat mereka saat itu 8 malaikat (Q.S al-Haqqoh:17)
  9. Tanda-tanda masa yang sembilan
  10. Maka itulah hari yang kesempuluh yang sempurna (Q.S. al-Baqoroh: 196)
  11. Perkataan Yusuf kepada ayahnya sungguh aku melihat sebelas bintang (Q.S. Yusuf: 4)
  12. Setahun sebanyak duabelas bulan
  13. Perkataan Yusuf kepada anaknya : dan matahari dan bulan aku melihat mereka bersujud kepada ku (Q.S. Yusuf: 4) sebelas bintang adalah saudaranya dan matahari adalah ayahnya dan bulan adalah ibunya.
  14. 14 pelita dari cahaya yang bergelantungan dilangit ke-7
  15. Kitab-kitab yang diturunkan secara garis besar dari Lauhul Mahfudz ke langit dunia pada tanggal 15 Romadhon.
  16. Barisan malaikat yang berbaris disekitar arsy
  17. Jumlah nama-nama Allah yang tertulis diantara surga dan neraka, kalau tidak ada maka percikannya akan membakar langit dan bumi
  18. Hijab cahaya yang bergelantungan antara arsy dan la-kursy, kalau tidak ada maka gunung-gungung yang tinggi akan hancur dan isi langit dan bumi akan terbakar dari cahaya Arsy yang berjumlah 18
  19. Malaikat penjaga neraka Jahannam berjumlah 19 Malaikat
  20. Menurunkan kepada Daud (Zabur) pada hari ke-20 bulan Romadhon
  21. Pada hari ke-21 Allah memberikan kemampuan kepada Daud berupa mampu melunakkan besi
  22. Selesainya perahu Nabi Nuh
  23. Hari kelahirannya nabi Isa dan turunnya makanan dari langit kepada bani Isroil
  24. Allah mengembalikan mata nabi Yakub
  25. Allah berbicara kepada nabi Musa dilembah yang suci selama 25 hari
  26. Tinggalnya nabi Ibrahim didalam api selama 26 hari.
  27. Allah mengangkat nabi Idris ketempat yang tinggi dalam usianya yang ke-27
  28. Nabi Yunus tinggal dalam perut ikan

30.Maka kami menjanjikan kepada Musa sesudah 30 malam (Q.S. Al-a’rof: 142)

40. Sempurnanya perjanjiannya nabi Musa

50. 50.000 tahun

60. Kafarot berkata: maka yang tidak mampu, hendaknya memberi makan kepada 60 orang miskin (Q.S. al-Mujaddalah:4)

70. …70 orang yang memohon taubat kepada kami ( Q.S. al-A’rof:55)

80. Maka pukullah mereka dengan cambuk sebanyak 80 kali (Q.S. Annur:4)

99. Maka dia mempunyai 99 ternak (Q.S. Saad:23)

100. Maka pukullah masing-masing dari mereka dengan cambuk sebanyak 100 kali (Q.S. annur:2)

Inilah beberapa fenomena tentang angka yang sering digunakan dari berbgai kalangan. Tidak mengherankan memang, tapi dengan adanya fenomena ini hendaknya kita bisa mengambil makna bahwa semua yang ada di sekeliling kita adalah sebuah kejadianyang sangat dahsyat dan dibuat dengan perencanaan yang spektakuler. Semoga dengan tulisan ini kita dapat menjadi manusia yang berguna dengan memanfaatkan lingkungan sebagai wadah pengetahuan kita yang mesih perlu digali sebanyak-banyaknya. Wallau aalam.

Tentang SAMSUL HUDA

Kata orang saya adalah orang yang bodo dan bikin jengkel orang yang dekat dengan saya. Sekarang pun saya masih menjadi seorang mahasiswa yang seharusnya sudah mendapatkan gelar sarjana muda. Itu bukti bahwa mungkin apa yang dikatakakn orang itu benar tentang saya.
Pos ini dipublikasikan di PENGETAHUAN dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s